Pengalaman observasi lapangan sekolah
Posted On Minggu, 05 April 2009 at di 06.44 by yantisekedar share ajah....
kamis 2 April 2009 , saya melakukan observasi strategi pembelajaran beserta lingkungan kelas,
sampel yang saya gunakan kelas 2 IPA 1 dengan jumlah murid 40 siswa-siswi, Dengan standar kelas Internasional....
ruangan rapih,bersih, media pembelajaran dikelaspun sangat memadai
didalam kelas terdapat TV 29 inc flat, Tape radio, sound di setiap sudut kelas, AC, LCD, Computer, Loker, dan fasilitas lain yg mendukung pembelajaran tetapi pertanyaan saya apakah semua media itu dapat di pakai saat aliran listrik padam???? hal itupun bisa saja terjadi walau pun letak sekolah ditengah pusat kota tetap saja kemungkinan itu dapat terjadi.
efektif dan efesien ga sih kalau guru masih saja menggunakan metode mencatat dipapan tulis lalu siswa mencatat dibuku mereka ??? waktu bisa habis terpakai dengan kegiatan mencatat ....kasian murid & gurunya dongg...!!! disinilah funggsi modul.....
biasanya kasus yang sering terjadi pada murid yang duduk dibagian pojok belakang mereka sama sekali tidak memperhatikan guru yang sedang menjelaskan didepan coba harus lebih diperhatikan. sebaik nya sistem letak tempat duduk jg harus di perhatikan bagi pengelolaan kelas mungkin bisa sajah pimpinan kepala sekolah memberikan peraturan baru agar setiap harinya siswa berpindah tempat duduk masing-masing anak memiliki no bangku pada saat awal mereka memasuki kelas baru.
ruangan juga penting bagi kenyamanan siswa dalam pembelajaran dalam pengelolaan kelas terlebih harus memperhitungkan cahaya, udara,suara yang masuk dalam kelas... seperti apa sih kelas yang nyaman itu kelas harus mendukung proses pembelajaran
sumber belajar guru harus kreatif diusahakan guru tidak bekerja sendiri dalam memikirkan media sumber belajar yang dipakai oleh siswa tentunya mereka harus bekerja sama dengan teknog pendidikan sehingga pembelajaran tidak membosankan dengan adanya media-media lain yang tentunya yang memotivasi siswa agar lebih menyenangi pembelajaran tersebut con: Cd animasi, video, simulasi banyak & masih banyak lg cara lain untuk meningkatkan kompetensi siswa.
seorang yang berprofesi Guru dengan selalu bersikap baik tentunya dimulai dari diri sendiri perbaikilah diri sebelum ingin memperbaiki orang lain, kalimat disini menyatakan bahwa tugas seorang guru itu mendidik memberikan contoh bukan untuk mengajari!!!
sedapat mungkin bersikap sebagai orang tua bukan menganiaya murid, untuk dapat mengatasi hal tersebut mungkin nanti bukan hanya setifikasi akta 4 sajah yang menjadi persyaratan keguruan tetapi syarat kejiwaan & mental mereka dalam menghadapi murid.
PENDIDIKAN INI BUTUH PERUBAHAN MARI TEMAN-TEMAN KITA BANGUN PENDIDIKAN INDONESIA......

......jsgjqg