Manajemen Kepelatihan


Web Based Learning



Atau internet based learning yang lebih dikenal dengan e-learning adalah suatu sistem belajar jarak jauh berbasis teknologi informasi dengan antarmuka web dapat juga di katakan teknologi informasi untuk menyampaikan suatu bahan ajar melalui jaringan atau media akses yang menjadi jembatan antara sumber belajar dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses belajar-mengajar.
Bahkan untuk situs web yang menyampaikan aspek pembelajaran pun sangat bervariasi, maka klasifikasi sangat diperlukan agar mudah untuk ditelaah dan dianalisa. Berdasarkan media dan tingkat interaktifitas web based learning, Web based Learning yang telah diidentifikasikan terdiri dari:
a. Teks dan Grafik Web based Learning.
Teks dan Grafik adalah bentuk yang paling sederhana dalam web based training program. Instruktur hanya menyimpan materi-materi kursus atau pelatihannya d idalam web, dan murid dapat mengaksesnya dengan mudah. Karena hanya menampilkan teks dan grafik saja, level interaktifitas dari model web learning seperti ini sangat rendah.
b. Interactive Web based Learning.
Model web learning seperti ini memiliki level interaktifitas yang lebih tinggi dibanding model yang pertama. Biasanya model ini dilengkapi dengan sarana-sarana latihan atau self-test, text entry, column matching, dan lain-lain.

c. Interactive Multimedia Web based Learning.
Kebanyakan program pelatihan atau belajar dengan menggunakan model seperti ini biasanya bisa membuat interaksi antara guru dan murid secara real-time melalui audio dan video streaming, interactive web discussion, bahkan audio/video desktop conference. Level interaktifitas model ketiga ini paling tinggi diantara yang lainnya dan paling rumit dalam pelaksanaannya, tetapi model ini diharapkan dapat mencakup semua kondisi belajar-mengajar pada kelas tatap muka.
Web based learning ternyata tidak hanya menyinggung masalah pendidikan dan pelatihan saja. Ada sisi bisnis yang dapat dilihat dari web based learning ini. Tetapi kita tidak bisa mengabaikan bahwa sebetulnya seluk-beluk pendidikan itu tidak jauh dengan apa yang disebut bisnis, termasuk web based learning.



Quality Management in education



Insitusi yang efektif memerlukan strategi yang kuat dan maksud tertentu untuk menghadapi suasana kompetitif dan orientasi di masa depan oleh karena itu diperlukan nya Quality Management.



Pengertian Quality Management adalah



- pengelolaan kualitas semua komponen (stakehorder) yang berkepentingan dengan visi dan misi organisasi



- pelibatan semua komponen organisasi yang berlangsung secara terus-menerus



- menurut Lesley dan Malcolm, Quality Management itu merupakan suatu pendekatan sistematis terhadap perencanaan dan manajemen aktivitas, yang memiliki motto: Do the right think, first time, every time, yaitu “kerjakan sesuatu yang benar dengan benar, sejak pertama kali, setiap waktu”



- Goetsch dan Davis memberikan beberapa karakteristik manajemen kualitas : 1) komitmen total pada peningkatan nilai secara kontinyu terhadap customer, investor dan tenaga (staf), 2) lembaga memahami dorongan pasar yang mengartikan kualitas bukan atas dasar kepentingan organisasi tetapi kepentingan customer, dan 3) komitmen untuk memimpin orang dengan perbaikan dan komunikasi terus-menerus15.



- Prinsipnya, Quality Manajement adalah suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus-menerus atas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungannya.

Dari beberapa pengertian Quality Management diatas dapat disimpulkan bahwa Quality Management in education merupakan suatu organisasi pendidikan yang dituntut mampu memberikan atau mengasilkan produk yang berkualitas. Produk di organisasi pendidikan utamanya berbentuk jasa. Dalam konteks ini, jasa sebagai produk layanan dalam organisasi pendidikan yang memenuhi kualitas atau mutu.
Didalam Quality Management pengelolaan setiap orang yang berada di dalam organisasi, apapun status, posisi atau perannya. Mereka semua adalah manajer dari tanggung jawab yang dimilikinya.

Talent Management



Talent Management adalah pengembangan SDM berdasarkan bakat seseorang. Istilah ini muncul karena adanya perbedaan antara para praktisi dan para teorist di lapangan usaha, sehingga diperlukan suatu teknik dalam pengembangan SDM. Prinsip – prinsip yang biasa digunakan untuk menjalankan talent management adalah kepercayaan, pengembangan SDM berbasis kualitas kerja dan penghargaan atas masa kerja

Posted in |

0 komentar: